Hemat dan Boros

Penghematan dan pemborosan. Dua hal yang sangat relatif, tergantung dari sisi mana melihatnya.

Contoh sederhana: Mouse.

  • Bagian keuangan atau bagian pembelian kemungkinan besar akan memilih produk yang paling generik dan paling murah, yang penting dapat berfungsi.
  • Perancang grafis yang banyak menggunakan mouse untuk menggambar kemungkinan besar akan memilih produk yang paling nyaman dipakai dan tahan lama, faktor harga menempati urutan kesekian.

Dari contoh kasus pembelian di atas, bagian keuangan jelas terlihat melakukan penghematan terbaik. Juara. Tidak disangsikan lagi.

Lalu waktu berjalan.

  • Mouse generik yang harganya murah tidak akan bertahan lama. Paling lama sekitar 4 bulan. Satu per satu fungsinya berkurang. Tombol seringkali double click sendiri padahal seharusnya single click. Optiknya ngaco sehingga kursor kadang bergerak seenaknya sendiri. Lalu bagaimana? Beli lagi yang baru.
  • Mouse pilihan perancang grafis bisa bertahan lebih dari 2 tahun. Dan rasa nyaman si penggunanya jelas akan mendukung untuk membuat produk/karya yang optimal.

Dari contoh kasus penggunaan di atas lalu timbul pertanyaan, siapakah yang lebih hemat?

Jawabannya tergantung perbandingan harga mouse murah dan mouse nyaman. Kalau harga mouse murah hanya 1/10 harga mouse nyaman, bagian keuangan jelas masih menang. Juara bertahan.

Sigh.

Loading mentions Retweet

Comments (2)

Oct 07, 2008
snydez said...
jadi inget, ada engineer disini modal sendiri, beli LCD 19", karena request dia ga dipenuhi. padahal untuk kepentingan kerja yang notabene untuk kantor juga :D
Oct 07, 2008
richoz said...
Asal jangan lalu monitor itu jadi hak milik kantor aja :D

Leave a comment...

 
To leave a comment on this posterous, please login by clicking one of the following.
Posterous-login     Connect     twitter

About

Baiklahâ„¢